
Hallo beauty people..
Kali ini kita akan kupas tuntas tentang “ Bagaimana mengenali produk pemutih yang tidak aman (abal-abal)”
Di era millenial, kebutuhan untuk tampil cantik dan tampan sudah menjadi kebutuhan utama. Banyak sekali yang berlomba-lomba untuk melakukan perawatan baik wajah maupun badan. Salah satunya dengan menggunakan produk pemutih agar dapat memutihkan kulit dalam sekejap. Akibatnya banyak sekali korban berjatuhan akibat ketidaktahuan akan produk pemutih wajah dan badan yang aman. Bukannya tampil cantik dan putih berseri, justru sebaliknya kulit malah menjadi rusak. Supaya Anda tidak tertipu dengan produk krim pemutih wajah yang berbahaya. Yuk kita simak pembahasan dari dr. Firda N. Kusdwiharto, Sp.KK, FINSDV dari Klinik Hafira Skin Care.


produk pemutih yang aman

Logam Berat Merkuri

steroid yang sering disalahgunakan sebagai agen pemutih wajah dan badan
Ciri - ciri produk yang mengandung bahan berbahaya sebagai berikut :

oleh karena efek dari merkuri dan hidrokuinon. Jadi jangan mudah terbujuk menggunakan produk yang menjanjikan hasil yang cepat.

Pernah nggak sih kamu melihat seseorang dengan warna kulit wajah yang lebih putih dibandingkan warna leher walaupun tak menggunakan riasan? Hal tersebut dapat dipastikan merupakan hasil dari penggunaan cream pemutih wajah berbahaya. Warna putih yang dihasilkan pun biasanya terlalu pucat dan tak wajar.

dengan warna yang sangat mencolok karena tidak menggunakan bahan pewarna kosmetik , tapi pewarna tekstil.

Ada yang padat atau berminyak dalam satu kemasan,bahkan kalau didiamkan minyaknya akan terpisah dengan bagian padatnya.

Untuk menyiasatinya, dicampurnya dengan parfum yang cukup banyak dan memiliki aroma menyengat untuk menyamarkan bau logam dari merkuri atau bahan berbahaya lainnya.

Dinetralkan dengan steroid sebagai anti inflamasi, sehingga pasien terkadang tidak merasakan keluhan walaupun kulitnya mengalami iritasi.
Ini karena lapisan kulit terluar wajah kita telah menipis dan tergerus logam merkuri. Ibaratnya lalat saja terpeleset karena saking halusnya.

Menipiskan lapisan pelindung kulit sehingga kulit menjadi lebih sensitif dan dapat bereaksi saat terkena sinar matahari, seperti merah.

Hal ini karena lapisan kulit epidermis telah rusak. Kulit sudah tergerus merkuri, akibatnya tingkat kandungan protein di dalam kulit yang biasanya digunakan sebagai indikator jerawat, telah berubah dan rusak. Sehingga makhluk hidup pun tidak mau menempel di kulit yang sudah terkontaminasi produk pemutih berbahaya.
Untuk pembahasan lebih detailnya bisa ditonton Youtube Dokterkulit Firda / Lewat Video Dibawah ini :
Jangan lupa subscribe, like, comment dan share ke teman kalian ya..Kalian bisa usul topik yang akan dibahas dengan cara ketik di kolom "comment." Semoga bermanfaat.....
Berikan Komentarmu